Kenalkan, Linda Lady Bikers Berhijab dan Bercadar Asal Yogyakarta

INIKEEPO- Dunia otomotif identik dengan pria. Sedikit sekali ada wanita yang gemar hobi ini. Kalau adapun, identik dengan wanita berpenampilan tomboi. Tetapi, apa jadinya apabila ada bikers wanita (lady bikers) yang menggunakan cadar dan gamis? Domino757
Di Yogyakarta ada seorang lady bikers bernama, Herlinda Ira Wulandari. Kalangan bikers akrab memanggilnya Lindabira. agen judi sakong
Dengan gayanya yang bercadar dan menggunakan gamis, lady bikers yang merupakan anggota Jogja CBR Riders Independent (JCRI) ini penampilannya beda dengan bikers lannya.
Meski sudah punya satu anak, Linda yang sehari-hari menunggangi Honda CBR 250 CC ini mengaku getol mengikuti kegiatan kopi darat (kopdar) JCRI di Alun-Alun Utara Kota Yogyakarta.
Kata Linda, kegemarannya pada dunia otomotif sudah mucul sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
"Saya sejak SMP sudah bawa motor sendiri. Sejak SMP saya sudah suka motor laki, dan didukung penuh sama almarhum papa saya," ujar Linda kepada Otosia, Jumat 9 Maret 2017.
Saat duduk di bangku SMP motor yang pertamakali diberikan orangtuanya kepada Linda adalah, Suzuki RGR. Kemudian ketika sekolah SMA menggunakan sepeda motor Ninja RR. Lalu ketika kuliah menggunakan Honda CBR 250 CC.
Salah satu latar belakang Linda ini suka dengan otomotif dan didukung penuh sama orangtuanya, karena ternyata sewaktu muda, ayah Linda ini adalah seorang pebalap motocross di Surabaya.
Linda mengaku, sejak masih duduk di bangku SMP, dirinya kerap diajak ayahnya pergi ke bengkel untuk sekadar modifikasi motor, ganti knalpot, ganti aksesories dan cutting stiker.

Linda, Lady Bikers yang hijrah jadi hijabers (Instagram)
Linda, Lady Bikers yang hijrah jadi hijabers (Instagram)

Mulai hijrah
Meski hobinya di dunia otomotif, ternyata Linda ini sejak sekolah sudah berhijab. Namun kata dia, saat itu masih belum istiqomah dan kadang keluar masih tak pakai hijab.
Saat sekolah, hijab dikenakan Linda belum seperti sekarang yang menggunakan gamis (jilbab panjang) dan pakai cadar.
"Waktu sekolah udah mulai pakai hijab, tapi masih buka tutup. Satu tahun lalu sudah mulai hijab terus. Kalau bercadar baru Januari tahun ini," terang dia.
Awal Linda istiqomah menggunakan hijab dan cadar, mulai November 2017. Ketika itu dia belajar di sebuah pondok pesantren, kemudian memilih untuk hijrah. Tapi masih tetap menggeluti hobinya di dunia otomotif.
Meski kini Linda sudah hijrah, namun teman-temannya di klub motor tak mempermasalahkannya. Secara perlahan Linda memberikan pengertian kepada rekan di komunitas. Karena itu, setelah Linda mantap berhijab dan bercadar temannya tak ada yang kaget. Tentunya, tidak ada penolakan dari teman-temannya. agen judi online
"Teman-teman dari club motor saya (JCRI) sudah tidak kaget sama perubahan saya. Sejak lama saya berubah pelan-pelan, ngasih pengertian ke mereka juga pelan-pelan. Alhamdulillah mereka menerima dan mendukung saya dengan baik," tutur dia.
Justru menurut dia, awalnya penolakan menggunakan cadar ini datang dari keluarganya. Terutama dari ibunya. Namun, wanita yang dulu pernah bekerja di beberapa perusahaan swasta ini tetap teguh dengan pendirinya. Istiqomah menggunakan hijab dan cadar.

"Awal saya bercadar ada penolakan dari mama, tapi saya yakinkan beliau bahwa inilah kemantapan hati saya," jelas dia.

Linda, Lady Bikers yang Menggunakan Hijab dan Cadar
Linda, Lady Bikers yang Menggunakan Hijab dan Cadar

Kegiatan touring
Hijab dan cadar, ternyata tak menghalangi hobi Linda di dunia otomotif. Sampai saat ini dia masih aktif melakukan bebagai kegiatan touring, baik itu bersama klub maupun solo touring.
"Kalau yang jauh, saya pernah touring dari Yogyakarta hingg Lampung. Kemudian saya sering sendirian ke pakai motor ke Surabaya. Ke Madura juga sering sendirian," jelas dia.
Kata Linda, terakhir dia touring bersama anggota JRCI, dari Yogyakarta menuju Cirebon, Jawa Barat pada Desember 2017 lalu. Ketika itu dia touring hanya bertiga saja menggunggakan tiga motor.
Kemudian pada Januari 2018 dari Yogyakarta ke Pangandaran, Jawa Barat. Lalu Februari 2018 Linda touring dari Yogyakarta ke Wonogiri, Jawa Tengah.
Tak hanya itu, terkadang Linda juga kerap membawa anaknya pergi touring ke beberapa tempat wisata di Yogyakarta, seperti Hutan Pinus Becici, kemudian Pantai Gunung Kidul.
"Anak saya usianya 8 tahun. Sejak usia 6 tahun anak saya juga sudah mahir naik motor cros 60cc. Tapi kalau touring saya bonceng nai CBR 250 cc," jelasnya.
Tak hanya kegiatan toring saja yang dilakukan Linda bersama anggota JCRI lainnya. Berbagai kegiatan sosial sering dilakukan Linda bersama teman-temannya.
Misalnya, memberi tanda jalan berlubang agar tidak ada korban jatuh, menambal, dan menyemen jalan yang berlubang, serta sahur on the road dengan membagikan nasi bungkus kepada kaum duafa sering mereka lakukan.
"Kami juga ingin menunjukan kepada masyarakat dan mengubah pandangan masyarakat tentang klub motor," imbuhnya  agen judi online terpercaya

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kenalkan, Linda Lady Bikers Berhijab dan Bercadar Asal Yogyakarta"

Post a Comment